google-site-verification: google36588831a98f52ad.html

Thursday, November 1, 2012

Pengaruh warna batu mulia pada Cakra manusia


Apakah Cakra itu ? cakra dipahami sebagai pusat energi metafisik dan/atau biofisis dalam tubuh manusia. Gerakan Zaman Baru dan, sampai tingkat tertentu. Dalam yoga ada tujuh cakra. Pertama adalah Cakra Dasar atau Muladara Cakra yang terletak di ujung sumsum tulang belakang yang merupakan pusat energi; Kedua adalah Cakra Pusar atau Manipura Cakra terletak di daerah pusar.
Ketiga adalah Cakra Pankreas terletak di daerah pankreas.
Keempat adalah Cakra Jantung (depan dan belakang) atau Anahata Cakra dan letaknya di daerah jantung.
Kelima, Cakra Tenggorokan atau Vishuda Cakra terletak di daerah tenggorokan.
Keenam Cakra Adnya terletak di daerah antara kedua alis.
Ketujuh Cakra Mahkota atau Sahasara Cakra terletak di ujung ubun-ubun yang merupakan pusat inti kesadaran tertinggi di dalam tubuh manusia.
Berikut ini informasi seputar khasiat warna dari batu mulia yang dikumpulkan dari beberapa sumber….

<>PUTIH. Warna yang satu ini dihasilkan dari Batu Mulia dari berlian putih, kwarsa yang jernih, mutiara putih, akik putih yang tranparant dan kalsit, Safir putih, biduri bulan, biduri laut, moonstone. Warna dari bebatuan ini memunculkan sumber energi di bagian kepala (ubun-ubun), cakra tertinggi ( yang ke tujuh ). Selain itu diyakini menghasilkan getaran-getaran yang positif untuk membantu menciptakan harmonisasi, kesembuhan dan menjaga kesehatan tubuh.
<>UNGU. Warna ini meliputi jenis: kecubung (ametis) dan turmalin ungu. Warna ungu masih berkaitan dengan kepala sebagai cakra ke tujuh (Cakra Mahkota). Getaran jenis ini sangat membantu menumbuhkan ketenangan, mengurangi emosi yang negatif; lebih banyak menghasilkan getaran feminin; baik untuk membantu pengembangan kebatinan yang positif, dan daya stamina tubuh.
<>BIRU, BIRU TUA Warna yang satu ini dihasilkan dari Batu Mulia safir, turmalin, lapis lazuli, batu-batu yang berwarna agak biru tua. Getaran warna dan jenis batu terkait dengan cakra ke enam ( Cakra Adnya - yang terletak di tengah kening kepala ). Getaran jenis ini membantu menumbuhkan kebijaksanaan, mengembangkan intuisi, memperkuat mata dan telinga, memperkuat daya-ingat, bahkan membantu meningkatkan kepekaan terhadap dunia supranatural.
<>HIJAU KEBIRU-BIRUAN DAN BIRU MUDA. Warna yang satu ini dihasilkan dari Batu Mulia pirus, akuamarin, topas biru, malasit biru, kwarsa yang biru, juga turmalin yang biru. Getaran warna dan jenis batu ini, berkaitan dengan cakra yang ke lima (yang terletak di tenggorokan). Pengaruh getarannya membantu dalam kelancaran berbicara dan bernyanyi, menyehatkan bagian leher, tenggorokan, dan bagian bahu. Selain itu getarannya membantu manusia menjadi lebih bijaksana.
<>HIJAU. Warna yang satu ini dihasilkan dari Batu Mulia giok, zamrud, malasit hijau, peridot, turmalin, kalsit yang hijau, mata-kucing yang hijau -hijau muda, dan Batu Bacan. Warna hijau berkaitan dengan cakra yang ke empat (yang terletak di daerah jantung/dada). Getarannya membantu memperkuat jantung, menumbuhkan kasih-sayang, menambah kesadaran-materi (kebendaan) dan memperkuat otot-otot dan syaraf serta dapat mengurangi emosi yang menghasilkan energi negatif.
<>KUNING DAN KUNING-KEEMASAN. Warna yang satu ini dihasilkan dari Batu Mulia Topas Kuning, Safir Kuning, Citrin, dan mata-kucing yang kekuning-kuningan. Warna dan getarannya berkaitan dengan cakra ke tiga (yang terletak di dekat pusar). Diyakini getarannya dapat membantu menambah energi-jantan ( maskulin ), memperkuat vitalitas pria, memperkuat tubuh secara umum dan membantu juga pengembangan cakra ke tiga.
MERAH JINGGA-ORANYE. Warna yang satu ini dihasilkan dari semua jenis akik (terutama mengarah ke warna oranye), citrin yang juga mengarah ke warna oranye dan carnelia. Warna dan jenis ini berkaitan dengan cakra yang ke dua ( yang terletak sedikit di bawah pusat/puser ). Pengaruh getarannya membantu memperkuat daya kemampuan vitalitas, memperkuat daya-kreatif dan memperkuat cakra ke dua.
<>MERAH JAMBU. Warna yang satu ini dihasilkan dari kwarsa ros, tourmalin, garnet dan koral, dan batu-batu yang berwarna merah-jambu.Diyakini getarannya menambah kehalusan cinta, kehangatan yang damai dan positif. Selain itu batu-batu ini juga dapat mempengaruhi cakra yang ke empat, yaitu daerah jantung.
<>MERAH. Warna yang satu ini dihasilkan dari Batu Mulia mirah siam, ruby, jasper, garnet dan koral. Jenis ini berkaitan dengan cakra pertama (terletak di tunggir, bagian “tempat duduk”). Pengaruh getarannya menumbuhkan hawa-panas, menambah tenaga tubuh secara keseluruhan karena mempengaruhi peredaran darah, menjadi lebih giat bekerja dan membantu “membuka” cakra pertama.
<>COKLAT. Warna yang satu ini dihasilkan dari Batu Mulia seperti tiger eye, akik, topas coklat, dan jasper. Jenis ini berkaitan dengan paha. Diyakini getarannya menambah ketenangan, memperkuat kaki bagian paha dan menjadi “penyalur” tenaga ke bawah.
<>ABU-ABU. Warna yang satu ini dihasilkan dari Batu akik, mutiara yang abu - abu, dan mata-kucing yang keabu-abuan, serta badar besi. Getaran warnanya berkaitan langsung dengan bagian tengah kaki ( betis ). Pengaruh getarannya memperkokoh kaki, menambah ketabahan dan menjadi “penyalur” tenaga ke bumi.
<>HITAM. Warna yang satu ini dihasilkan dari Batu onyx, akik, koral hitam, safir hitam, batu wulung, semua jenis batu yang warnanya hitam kelam. Warna dan getarannya berkaitan dengan telapak kaki. Pengaruhnya sangat memperkuat daya-fokus (ketekunan dalam urusan duniawi), keteguhan, ketabahan, dan menambah pula ketenangan. Selain itu menjadi “penyalur” tenaga langsung ke bumi.
Ulasan ini adalah dari sisi warna dasar bebatuan yang dipancarkan. Masih ada beberapa warna yang merupakan perpaduan warna dasar sebuah batu, tapi khasiat getarannya lebih mengacu pada warna dasarnya. Khasiat warna bebatuan ini adalah sebagian kecil anugerah Illahi yang berasal batu Mulia…patutnyalah kita memandang sisi positif dari keberadaaan Batu Mulia tidak hanya dari sisi keindahan dan kemahalannya.
(http://satrio74.wordpress.com/2008/05/19/pengaruh-warna-batu-mulia-pada-cakra-manusia/)

Artikel Terkait:

0 comments:

Post a Comment